Misi Balas Dendam Episode 49

merasakan sesuatu yang besar sedang menghujam ke Vaginanya

Royal Win Indonesia Entertainment – Misi Balas Dendam Episode 49, Mulai kutarik kontolku keluar setelah dia membuka jalan untuk pertama kalinya….. Dan kembali memasukkannya kembali secara [erlahan…. Dan mulai aku melakukan penetrasi di memek perawan kali ini.

Ku percepat genjotan ku karena nikmatnya vagina Mirna…. Tubuh Mirna mulai merespon segala rangsangan …. Perlahan Mirna mulai tersadar dengan kondisinya…. Dan merasakan sesuatu yang besar sedang menghujam ke Vaginanya.

Matanya mulai menerawang…dan dia mulai mengerakkan tangannya … Tapi tak bisa karena keduanya terikat erat di punggungnya.

“Akhhh….. Sakittt…….dimanaa akuuu…..”

teriaknya yang mulai sadar.

Apa yang terjadi padanya…. Seseorang sedang melakukan sesuatu di vaginanya yang selalu dia jaga…. Untuk calon imannya di waktu mendatang.

” Kau sudah bangun cantik….. Memek mu memang luarbiasa …..”

ucapku memuji vagina Mirna yang sungguh nikmat.

” Hentikaan… Apa yang kau lakukan…. Tolongg….”

teriak Mirna yang mengetahui bahwa aku sedang mengambil kesuciannya.

“ssttt… Nikmati saja sayang… Toh kamu yang mencariku kan…”

ucapku terus memompa kontol di dalam lubang sempitnya.

“Akhhhhh…. Tidak…. Biadab.. Hentikan…. Akhhhhhh….”

teriak Mirna meronta-ronta yang justru membuatku semakin menikmati pantatnya yang terus bergoyang-goyang.

” kau akan kubuat menjadi Guru yang binal…”

ucapku mempercepat laju kontolku.

“akhhhh… Akhhhh… Sakittt…. Tolonggg… Tolonggg…”

teriaknya terus mengerang kesakitan.

” menjerit sekuat yang kau bisa …. Karena disini tak akan ada manusia lain … Selain kau dan Aku….”

ucapku mematahkan harapannya… Matanya berbinar menatapku.

“Akhhhh… Akhhhh… Ampuuun sakiiit…..”

teriaknya putus asa saat aku terus memacu kontolku… Hingga tubuh Mirna makin kelojotan tak menentu.

Gemericik Rantai berbunyi karena getaran hebat Mirna yang makin tidak terkontrol… Darah segar mengalir ketika aku mencabut kontolku dari vaginannya … Tanda hilangnya kesucian Mirna…, cairan bening pun keluar setelah Mirna mencapai klimaks nya akibat permainan kontolku yang luarbiasa.

Giginya mengerat menahan sensasi kenikmatan

Kulepas kontolku dan membalik tubuh Mirna… Matanya yang berkaca-kaca menatapku penuh dengan kebencian… Perasaan batinnya yang berkecamuk dalam dirinya … Antara kenikmatan dan Kesedihan … Membuat mulutnya terbungkam.

Saat kemudian dengan nakal aku memperlihat kan darah segar mengalir di Vaginannya.

” Kenapa kau tega melakukan ini….”

ucapnya pelan.

” Karena kau terlalu ikut campur urusanku….”

ucapku meraih pipinya…. Sambil meremas payudaranya yang masih tertutup pakaian dan Branya.

” hentikan …. Jangan perlakukan aku lebih dari ini…. Maafkan aku….”

ucap Mirna memohon ampunanku.

” kita akhiri permainan ini ….”

ucapku sambil kubuka lebar pahanya… Mirna masih berusaha melawan tapi tenaganya tak cukup menghentikan kebuasaan ku malam ini.

Kutahan kedua pahanya… Dan kembali memasukkan kontolku kelubang sempit yang terus berkedut…. Mata Mirna yang terlihat sipit pun membesar … Giginya mengerat menahan sensasi kenikmatan yang luarbiasa yang dia rasakan… Saat kontolku terus melakukan penetrasi di dalam vaginanya.

” Kau memang nikmat budak Baruku….”

teriakku saat ku percepat genjotan didalam vaginanya…. Sambil menahan kedua pahanya.

“akhhhh…. Akhhhhhhh…. Sakiittt…. Akhhhh…. Hentikaaann…. Akhhhhh……ukhhhhh…”

desah Mirna yang terus menerima sensasi.

” Kau mulai menikmatinya sekarang…..”

teriakku melihat Tubuh Mirna merespon dengan mengikuti goyangan ditubuhku.

* plaaak…plaaak…. Ku tampar pantat menggoda milik Mirna hingga memerah….tubuh Mirna kembali bergetar…. Dia tak mampu menahan nafsunya… Dan mulai kehilangan akal sehatnya… Karena kenikmatan yang ku berikan malam indah ini.

Tubuhku mulai mencapai puncak kenikmatan…kontolku yang mengeras mulai mengacung dan mengeliat…. Kutanamkan kontolku ketitik terdalam memek Mirna.

* crooooooot…. Croot… Crooot… Kutumpahkan segalanya di lubang kenikmatan milik Mirnaa

” akkkhhh…..akhhhhh…. Aaaaakhhhhh…Uhuu… Ukhhhh…ibuuuu”

desah lemah Mirna sambil Air mata terus mengalir.

Kubiarkan Mirna tergulai lemah dengan posisi sementara… Lalu kubantu Mirna berdiri… Mirna tetap menunduk tak mau melihatku.

” bersihkan Kontolku sekarang….”

perintahku.

“Hentikan… Jangan lakukan ini padaku….”

ucapnya memelas.

Kudekati kontolku …. Sambil memberi isyarat untuk membuka mulutnya…. Tapi Mirna menutup rapat mulutnya sambil terus menghindar.

* Plaakk…plaaakk…. Tamparan kerasku mendarat di wajahnya cantiknya dengan sangat keras.

” Buka mulutmu sekarang….”

teriakku.

kedua tangannya terborgol

Akhirnya Mirna membuka mulutnya dan mulai memasukkan kontolku kedalam mulutnya…. Meskipun terlihat kejijikan dan kecanggungannya … Dia berusaha melumat kontolku …. Kutarik jilbabnya membuat kepala Mirna maju mundur secara cepat.

” Bagus … Kau harus jadi guru yang menurut….”

ucapku sambil melepas cengkraman di kepalanya.

Karena kali ini Mirna mulai melakukannya sendiri…. Meskipun masih jauh dari kata sempurna tapi sepongan kali ini membuatku menaburkan sisa spermaku kedalam mulutnya dan wajahnya yang cantik.

Mirna yang tak bisa mengusap wajahnya karena kedua tangannya terborgol ke belakang hanya pasrah dan kemudian rubuh kembali ke kasur lantai.

“hhhnnggg…. Hnnng… Ennnnggg….”

derai tangis kembali pecah …. Saat aku mengatakan akan segera kembali menikmati tubuhnya.

Ku sumpal mulutnya dengan kain …. Lalu memasangkannya kalung pengikat di lehernya yang ku sambung ke kaki kursi …. Lalu meninggalkan wanita yang sedang terkapar meratapi nasibnya.

Aku pergi keruang tamu ….. Meraih Handphone Mirna yang ada di meja …. Kulihat 43 panggilan tak terjawab…. Ku buka layar Handphone nya … Ternyata panggilan dari kontak yang tertulis kata ” IBU ku “.

Tapi kuabaikan panggilan tak terjawab itu …. Dan mulai membuka Galeri di Handphone Mirna…. Kulihat beberapa pose Cantik Mirna mengunakan pakaian seragam Gurunya … Kutarik terus Foto-foto Mirna dan menemukan Foto yang ku kenal…. Ternyata itu adalah Foto dari ibu Mirna.

Yang membuatku terkejut … Wanita ini salah satu pengusaha sukses di daerahku….meskipun berbeda konsentrasi usahanya…. Tapi beberapa tahun yang lalu dia telah menolak kerjasama yang ku usulkan padanya…. Dengan Angkuh dia membatalkan usulanku… Ini sebuah kebetulan yang mengejutkan.

Aku tersenyum licik setelah melihat beberapa foto ibu Mirna…. Mungkin ini efek samping setelah aku memperkosa bu Quraina … Aku jadi ingin menikmati wanita paruh baya lagi …. Apalagi wanita ini masih begitu mengoda… Ini bagus buat koleksi baruku.

jantungku berdebar keras

Yang makin menguatkan rencana jahat … Karena aku tahu wanita ini sudah lama menjanda… Setelah suaminya terbunuh oleh perampok beberapa tahun yang lalu…. Aku berpikir sejenak…. Dan menyusun tahapan yang tepat untuk melaksanakan rencana kotorku ini.

Aku memang berbeda dengan kakakku yang lebih bersikap lemah dan pengecut….tapi aku ALEX tak ada yang kutakuti dan semua yang ku inginkan akan segera jadi milikku…. Kecuali Liana.

Tiba-tiba aku di kejutkan dengan handphone Mirna yang bergetar kembali dan aku melihat siapa yang sedang menghubungi Mirna… Dan senyumku mengembang ketika kutahu siapa yang menelpon Mirna… Sesuatu yang memang ku inginkan akhirnya datang menghampiriku dengan sendirinya.

Kuatur nafasku sebelum menangkat telpon itu…. Kutekan tombol terima.

” Nak… Kamu dimana ini sudah malam…. Ibu sangat khawatir keberadaanmu….”

ucap seseorang diujung telpon.

jantungku berdebar keras setelah mendengar suaranya… Aku belum pernah melakukan hal senekat ini… Biasa Hadi yang melakukan hal gila seperti ini…. Tapi didorong keinginan liarku … Aku menguatkan mentalku.

” Sayang … Haloo… Halo Mirna…. ”

ucap Wanita itu kembali dengan nada semakin cepat.

” Apa kau ibu dari pemilik Handphone ini….”

ucapku memulai rencanaku.

” Siapaaa kau…. Kenapa kau mengunakan handphone anakku….”

ucap wanita itu terkejut.

“Handphone ini milikku …. Dan juga pemilik handphone ini juga sekarang milikku…”

ujarku dengan nada mengintimidasi.

” Apa maksudmu… Dimana anakku… Apa yang kau lakukan padanya….”

lanjut sang ibu mulai panik.

” maksudku anakmu saat ini ada bersamaku…. ”

ucapku mengakhiri hubungan telpon kami.

Sejauh apa aku terjatuh dalam lubang kegelapan

Aku bergegas kedalam kamar …. Melihat Mirna terlelap tidur…. Ku buka kain yang menutup mulutnya ….Dia pasti sangat kelelahan…ku ambil beberapa Foto… Dan juga aku mengabadikan tubuh tak berdaya Mirna dalam video singkat… Ku shoot dari ujung kaki … Hingga ujung kepala… Tangannya yang terikat dan bajunya yang sudah tak karuan pun tak luput dari ulahku merekamnya.

Lalu dengan cepat ku buka aplikasi yang bisa membantuku mengirim video serta foto ini… Mencari nomor Handphone sang ibu lalu mengirimnya foto dan video anaknya yang tak berdaya ini….. Dengan tambahan kata-kata ancaman untuk tak memberi tahu siapapun kejadian ini…. Jika dia ingin anaknya selamat.

Tubuhku bergetar kalau memikirkan hal yang sedang aku lakukan … Tapi aku tak segugup dahulu saat pertama kali melakukan hal yang sesat seperti ini…. Meskipun rasa cemas masih sering menghampiriku …. Aku tinggal menunggu respon dari sang ibu.

” Seberapa buruk aku saat ini… Sejauh apa aku terjatuh dalam lubang kegelapan ini…. Tak ada jalan pulang bagiku… Tubuhku dan otakku saat ini sudah tercemar dengan sesuatu yang sangat gelap…. Dan inilah jalanku yang harus terus ku jalani … Menanggung segala beban berat dipundakku….”

gumamku menatap Mirna yang tetap terlelap tidur.

Tiba-tiba handphone milik Mirna kembali berbunyi….. Kulihat kontak yang menelpon ternyata sang ibu yang mulai panik.

” Halo ada yang bisa ku bantu …”

ucapku sambil menahan senyum.

” hentikan sandiwaramu … Apa yang kau inginkan… Kumohon jangan sakiti anakku….”

lanjutnya.

” Apa yang ku inginkan…. Hmmmmm ….”

ucapku mempermainkan wanita yang makin panik ini.

” apa kau ingin uang …. Sebutkan berapa tapi jangan sakiti anakku….”

ucapnya.

“hahaa… Uang …. Baiklah aku minta 100 juta…”

jawabku dengan asal sebut saja… Sebenarnya aku tak terlalu butuh dengan uang.

” baik aku akan penuhi…. Dimana aku harus melakukan transaksi tunai atau non tunai….”

Ucap nya benar-benar sangat panik… Yang makin memudahkanku untuk ketahapan selanjutnya.

” Tunai saja… Dan aku ingin 30 menit dari sekarang kita bertemu … Jika kau tak mampu … Jangan pernah berharap anakmu yang cantik ini akan kembali padamu….”

ucapku makin membuatnya terjebak pada permainanku.

” Aku tak punya uang tunai sebanyak itu malam ini…. Dan Bank tak ada yang buka di jam semalam ini untuk melakukan penarikan uang dalam jumlah besar…”

ucapnya mengeluh padaku.

” aku tak mau tahu…. Kau ingin anakmu kembali penuhi permintaanku… Jika tidak kau sebaiknya nikmati malam indah ini untuk beristirahat…. Tiga puluh menit dari sekarang aku akan menelpon lagi untuk memastikan pilihanmu…”

ucapku mengunci kemenanganku… Dan tinggal menunggu penyerahan wanita separuh baya ini.

Setelah mengakhiri hubungan telpon ku aku tinggal menunggu waktu ….30 menit dari sekarang aku akan mendapatkan kenikmatan baru yang tak terlupakan.

Royal win indonesia entertainment | remi hoshisaki 6 | Misi Balas Dendam
Royal Win Indonesia Entertainment salah satu website entertainment judi online & slot online yang menyajikan cerita dewasa terlengkap dan terpopuler.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7

You may also like...