Misi Balas Dendam Episode 17

Misi Balas Dendam (Episode 17)

POV HERA

Royal Win Indonesia Entertainment – Misi Balas Dendam Episode 17 Aku anak kedua dari tiga bersaudara, ayahku bekerja sebagai PNS di Pemerintahan Provinsi Sedangkan ibuku bekerja di bank Indonesia. Saudaraku semuanya adalah wanita, kakakku bekerja di ibukota sebagai penyiar tv, sedangkan bungsu kami sedang menempuh pendidikan di salah satu sekolah ikatan dinas. Menjadi anak tengah membuatku bebas melakukan apapun, mulai belajar karate sampai tinggal jauh dari ibu dan ayahku.

4 tahun yang lalu aku mulai bekerja di Pemerintahan kabupaten ini setelah lulus SMA sebagai staf protokol sudah beberapa kali aku berganti bos dalam pelaksanaan sebagai ajudan. Meskipun gajiku pas-pas, ada satu hal yang membuatku bahagia bekerja disini karena aku memiliki pria yang kusuka. Meskipun aku belum bisa mengobrolnya tapi curi-curi pandang dari jauh saja membuatku bahagia.

Dia adalah kepala bagian kehumas, dia adalah orang yang tampan, pintar dan memiliki kharisma yang luarbiasa yang penting lagi dia single. Setiap melakukan kunjungan kerja bersama pimpinan, aku selalu memperhatikannya yang merupakan andalan pimpinan kami. Pernah suatu hari 2 tahun yang lalu, saat kami melakukan kunjungan kerja keluar daerah dan pria itu ikut.

Insiden yang tidak di inginkan

Aku mengalami sebuah insiden yang memalukan celana dasar hitam ku robek cukup besar akibatku terjatuh sehingga memperlihatkan celana dalamku. Alex nama pria itu langsung sigap memberikan jaketnya untuk menutupi celanaku yang robek lalu dia menarik tangan untuk pergi dari keramaian.

“Apa kau malu??”

Tanyanya sambil tersenyum.

Aku malu dan mengangguk saja.

“Sekarang ikut aku”

Ucapnya menghentikan taksi.

Dia mengajakku pergi mall di daerah ini.

“Mau apa kita kesini”

Ujarku.

“Mengganti celanamu”

Ucapnya.

“Menganti celanaku tapi”

Sahutku padanya.

“Ini kesalahanku aku tahu kau memperhatikanku hingga kamu tidak melihat jalanmu sendiri”

Ucapnya langsung membuatku malu.

“Ini kesalahanku sendiri”

Ucapku sambil menunduk malu.

“Jangan menundukkan kepala seperti itu orang akan melihat aku sedang memarahi pacarnya, jujur aku juga ngantuk dengan kunjungan tadi”

Ucapnya sambil menarik tanganku untuk masuk ke mall.

Kami berkeliling mall bersama ini seperti mimpi di siang bolong, jika benar ini mimpi aku tak ingin cepat bangun dari mimpi ini. Kami mulai masuk ketoko pakaian.

“Ibu ada celana dasar hitam”

Ucapnya bertanya pada ibu pemilik toko.

“Ada nak banyak”

Ibu itu pun memperlihatkan macam-macam celana dasar hitam berbagai bahan mulai dari paling mahal hingga termurah.

“Pilihlah mana yang kau suka”

Ucap alex tersenyum.

Kemudian aku mulai mencari celana hitam yang menurutku bagus tapi harganya murah, aku malu kalau alex menganggapku matre mencari kesempatan dengan memilih yang mahal.

Aku ambil beberapa potong celana dasar hitam lalu membawanya keruang ganti dan mulai menunjukkan celana dasar yang kucoba pada alex.

“Apa kau tidak bisa memilih Itu tak pas buatmu”

Ucapnya berdiri dari kursi tempat duduknya.

“Ibu ada yang bahan bagus”

Tanya alex pada pemilik toko.

“Ada yang ini modelnya”

Ucap pemilik toko.

“Ini bagus coba di pakai”

Ucapnya kepadaku.

Aku gunakan celana pilihan alex, Lalu aku tahu ini bagus tapi harga sangat mahal setelah selesai aku pun keluar.

“Nah ini kau makin cantik”

Puji alex.

Pujiannya membuat pipiku memerah, ibu pemilik toko tersenyum melihat wajahku yang memerah.

“Aku ambil ini bu”

Ucapnya membayar langsung celana ini.

“Apa dia pacarmu”

Bisik ibu pemilik toko pada alex.

“Menurut ibu”

Balas Alex dengan berbisik pula.

Ibu pemilik toko itu pun menunjukkan jempolnya membuat alex tertawa, aku tak mengerti apa yang mereka bicarakan. Kami pergi dari toko itu, Alex memerintahkan langsung menggunakan celana baru itu dan menyimpan celana jelekku.

“Sekarang cari pakaian untuk kita bersantai”

Ucap alex sambil masuk ke dalam toko yang cukup besar.

“Kenapa tak pilih pakaianmu, kita mau jalan-jalan, kau mau jalan mengunakan baju safari seperti itu”

Ucapku.

“Aku tak mau orang menyangka aku orang penting yang harus di kawal seorang ajudan”

Ucap Alex.

“Aku sudah merepotkanmu pak”

Ucapku.

“Pak apa aku sudah terlalu tua aku belum menikah jangan panggil Aku bapak ya”

Ucap alex pergi ke kamar ganti.

Cukup lama Alex di dalam sana akhir dia keluar dengan tampilan santai baju kaos dan celana jeans dia tampan sekali ucapku dalam hati.

“Mba pilihkan pakaian wanita saya ini yang paling cantik”

Ucap alex.

“Mba suka baju seperti apa”

Ucap pelayan itu.

Aku mulai memilih-milih baju dan Aku ambil terusan berwarna cokelat serta celana pendek jeans seksi dari gantungan pakaian.

“Waw fantastis”

Ucap alex tersenyum.

“Aku suka pakaianmu”

Bisik alex mendekatiku dan pergi ke arah kasir.

Kami keluar dari toko tersebut, semua pakaian dinas kami di lipat dan dimasukan kekantong plastik.

“Terima kasih untuk pakaiannya”

Ucapku.

“Aku kira terima kasih untuk jalan-jalannya”

Ucap alex.
Misi Balas Dendam Episode 17- Royal Win Indonesia Entertainment Gambar 17.1
Misi Balas Dendam Episode 17- Royal Win Indonesia Entertainment Gambar 17.1
Pages: 1 2 3 4 5

You may also like...